✎ Selayaknya kita bersama
Friday, September 25, 2020 | September 25, 2020 | 0 comments ✉

 Aku pernah patah hati dengan dia yang aku anggap sebagai yang terakhir. Aku pernah patah hati kerana dia membuatku berasa layak bersamanya. Setiap perjalananku, aku berasa gugup, perasaanku selalu saja ingin dia tetap bersamaku dalam setiap getir dan badai.

Tapi sayang, setelah akhirnya berjuang sendirian, dia tanpa izin pergi dan aku merelakan. Selayaknya kita bersama, itu yang selalu aku inginkan disetiap tanganku menadah permintaan, dengan hatiku yang keras berbunyi tangisan pilu.

Terkadang, semua rasa yang aku berikan padanya tidak terbalaskan kembali. Dan waktu itu juga aku berasa luluh dan hampa. Tapi, aku tidak mahu mereka yang lain melihatku sedih, senyumanku seakan bahagia, seakan kami masih lagi bersama dalam semua hal yang indah saja.

Kami tidak pernah lagi bersua malah tidak pernah ingin bertukar cerita lagi disebalik rasa rindu yang kian mengganggu emosiku. Cukuplah, kita tidak selayaknya bersama lagi. Kita hanyalah peneman di kala rasa ingin bercerita. Kita bukan pasangan yang selayaknya bersama.

Apa kamu tahu itu?


Labels: