✎ rumah yang nyaman
Thursday, April 2, 2020 | April 02, 2020 | 0 comments ✉
Segala sesuatu yang pernah aku tujukan kepadamu hanyalah sebagai tanda terima kasih kerana sudah pernah menjadi sebahagian daripada hati yang kemudiannya pergi tanpa kata yang jelas.

Manusia memang cepat berubah. Berawal dari pertemuan sehinggalah soal hati. Katanya, kamulah rumah yang nyaman tapi pergi juga ke rumah yang lain. Sementara aku menunggu di sisi jendela dan kamu di jendela yang lainnya. Kita pernah serumah. Hanya kamulah yang aku cari tapi pergi tanpa pulang. Apa sebenarnya kamu itu tidak tahu untuk pulang atau sebenarnya sengaja tersesat?.

Untuk perempuan,

Jangan pernah terbiasa dengan menunggu mereka yang sebenarnya hanyalah menyinggah di rumahmu, bukanlah ingin menjadi penetap. Kamu seolah menjadi tempat berteduh setelah rumah lainnya kosong dan pergi. Jangan menjadi lebih dungu, kamu boleh menutup pintu dengan baik atau lebih tegas.

Rumahmu tempat merehatkan hati.

Labels:


/